Rabu, 24 April 2013

Desain pada web berbasis aplikasi " Photographi "

Berdasarkan persepsi dari beberapa pengembang perangkat lunak dan ahli-ahli dalam bidang rekayasa perangkat lunak (software engineering professional), Pengembangan Aplikasi Web tidaklah sama dengan rekayasa perangkat lunak walaupun keduanya melibatkan pemrograman dan pengembangan perangkat lunak.

Walaupun banyak mengadopsi prinsip-prinsip rekayasa perangkat lunak, Pengembangan Aplikasi Web memiliki banyak pendekatan, metoda, alat bantu, teknik dan panduan yang memenuhi persyaratan pembuatan sistem berbasis web.

Pengembangan sistem berbasis web berbeda dengan pengembangan perangkat lunak konvensional, dimana pengembangan sistem berbasis web lebih banyak menghadapi tantangan. Pengembangan Aplikasi Web adalah gabungan dari print publishing dan pengambangan perangkat lunak, diantara marketing dan perhitungan dan diantara seni dan teknologi.Alternatif model dari Pengembangan Aplikasi Web adalah sebagai berikut:

1. Formulasi (formulation)
Kegiatan yang berfungsi untuk merumuskan tujuan dan ukuran dari aplikasi berbasis web serta menentukan batasannya sistem. Tujuan yang ingin dicapai bisa dibedakan menjadi dua kategori, yaitu:

·         Tujuan yang bersifat informatif, Menyediakan suatu informasi tertentu kepada pengguna, berupa teks, grafik, audio, dan video.

·         Tujuan yang bersifat fungsional, Kemampuan untuk melakukan suatu fungsi yang dibutuhkan pengguna, misal dengan menggunakan aplikasi tersebut seorang guru dapat memperoleh nilai akhir dan statistik nilai guru dari data-data ujian, tugas, kuis yang ia input ke dalam aplikasi.

2. Perencanaan (planning)
Kegiatan yang digunakan untuk menghitung estimasi biaya proyek pembuatan aplikasi berbasis web ini, estimasi jumlah pengembang, estimasi waktu pengembangan, evaluasi resiko pengembangan proyek, dan mendefinisikan jadwal pengembangan untuk versi selanjutnya (jika diperlukan).

3. Analisis (analysis)
Kegiatan untuk menentukan persyaratan-persyaratan teknik dan mengidentifikasi informasi yang akan ditampilkan pada aplikasi berbasis web. Analisis yang digunakan pada rekayasa web dilakukan dari empat sisi, yaitu:

·         Analisis isi informasi, Mengidentifikasi isi yang akan ditampilkan pada aplikasi berbasis web ini. Isi informasi dapat berupa teks, grafik, audio, maupun video.

·         Analisis interaksi, Analisis yang menunjukkan hubungan antara web dengan pengguna.

·         Analisis fungsional, Analisis tentang proses bagaimana aplikasi berbasis web ini akan menampilkan informasi kepada pengguna.

·         Analisis konfigurasi, Konfigurasi yang digunakan pada aplikasi berbasis web, internet, intranet, atau extranet. Selain itu, analisis ini juga meliputi relasi database dengan web jika diperlukan.

4. Rekayasa (engineering)
Terdapat dua pekerjaan yang dilakukan secara paralel, yaitu desain isi informasi dan desain arsitektur web. Pada saat tahap desain, ada beberapa hal yang perlu dilakukan :

·         Pembuatan Diagram Wireframe (Gambar Rangka), tujuan dari diagram gambar rangka adalah untuk menunjukkan bagaimana lay out halaman web dan menunjukkan di mana fungsi dan konten seperti navigasi, kotak pencarian, elemen bentuk dan sebagainya, tanpa desain grafis.

·         Diagram Situs, Sebuah diagram situs menunjukkan struktur situs secara keseluruhan dan bagaimana halaman individual berhubungan satu sama lain

·         Storyboard dan diagram alir pengguna, Storyboard ini bertujuan untuk menunjukkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas, opsi yang mungkin, dan juga memperkenalkan beberapa standar jenis halaman

5. Implementasi (page generation)
Suatu kegiatan pengembangan untuk mewujudkan desain menjadi suatu web site. Teknologi yang digunakan tergantung dengan kebutuhan yang telah dirumuskan pada tahap analisis. Dalam tahap pengembangan ini, meliputi kegiatan:

·         Authoring, adalah istilah yang digunakan untuk proses mempersiapkan konten untuk nantinya diunggah di Web, atau lebih khusus, menandai konten dengan tag HTML yang menggambarkan isi dan fungsinya.

·         Styling, dalam development web, penampilan halaman dalam browser dikendalikan oleh aturan style yang ditulis dalam CSS ( Cascading Style Sheets )

·         Scripting dan pemrograman, ada bahasa pemrograman web terkait diantaranya PHP, Ruby, Python, dan ASP.NET, yang berjalan pada server dan mengolah data dan informasi sebelum dikirim ke browser pengguna.

6. Pengujian (testing)
Pengujian dilakukan setelah implementasi selesai dilaksanakan. Pengujian meliputi beberapa parameter yang akan menentukan standar aplikasi berbasis web yang telah dibuat. Tahap pengujian adalah suatu proses untuk menguji aplikasi berbasis web yang telah selesai dibuat. Hal ini bertujuan untuk menemukan kesalahan dan kemudian memperbaikinya. Pengembang suatu aplikasi berbasis web mendapat tantangan besar untuk melakukan pengujian karena karakter aplikasi ini yang beroperasi pada jaringan dengan berbagai macam pengguna, berbagai macam sistem operasi, perangkat keras, browser, protokol komunikasi, dll. Ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk melakukan pengujian

·         Pengujian fungsional dan operasional (fungsional and operational testing). Bertujuan untuk menguji masukan dan keluaran dari aplikasi ini. Hasil keluaran aplikasi bergantung dari teknologi yang digunakan, baik itu bahasa pemrograman maupun bahasa skrip yang digunakan. Untuk menguji code HTML dan CSS yang digunakan dapat menggunakan alat bantu W3C HTML Validation Service

·         Pengujian navigasi (navigation testing). Hal ini digunakan untuk melihat kesesuaian antara desain navigasi dengan navigasi yang ada di aplikasi. Navigasi berhubungan dengan link-link yang terdapat didalam aplikasi. Untuk menguji link dapat digunakan alat bantu W3C Link Checker Service
·         Pengujian konfigurasi (configuration testing). Pengujian ini dilakukan pada sistem operasi, browser, sistem perangkat keras dan perangkat lunak pendukung. Pengujian ini dilakukan untuk menentukan batas toleransi kebutuhan aplikasi akan perangkat lunak dan perangkat keras pendukungnya.

·         Pengujian keamanan dan performansi (security and performance testing). Pengujian ini dilakukan untuk melihat tingkat keamanan aplikasi dengan cara menguji aspek-aspek yang dapat menimbulkan gangguan keamanan aplikasi maupun server. Keamanan aplikasi sangat bergantung pada teknologi pengembangan website, konfigurasi server yang digunakan dan kelakuan sistem. Pengujian performansi dapat dilakukan bersamaan dengan pengujian keamanan aplikasi, karena keamanan aplikasi berbasis web juga tergantung dari performansi server dan aplikasi tersebut.

7. Evaluasi oleh konsumen (customer evaluation)
Suatu kegiatan akhir dari siklus proses rekayasa web, akan menentukan apakah web yang telah selesai dibuat tersebut sesuai dengan yang mereka inginkan. Apabila aplikasi berbasis web ini belum sesuai dengan kehendak mereka, maka proses rekayasa web akan terus dilakukan dan dimulai lagi dari tahap formulasi untuk versi berikutnya.



Baca selengkapnya » 0 komentar

Selasa, 16 April 2013

Desain pada web berbasis aplikasi " Photographi "

Desain








Dari beberapa web photographi yang kami lihat ada beberapa kelemahan dan kelebihan masing-masing web. Misalnya www.fotografer.net kami melihat di web ini masih ada beberapa kekurangannya yaitu web ini hanya menyediakan berita-berita mengenai dunia photography saja dan beberapa contoh hasil foto-fotonya,namun disini tidak adanya turtorial untuk pembelajaran menggunakan kamera pada pemula.
contoh lain dari web www.fotokita.net web ini menapilkan lebih banyak foto-foto dibandingkan cara untuk mempelajari ilmu photography setelah kami mencari beberapa web tentang photography.

                kami menemukan web yang sudah cukup bagus menurut kami yaitu www.tutsplus.com disini webnya sudah cukup lengkap web ini menyediakan bagaimana cara untuk mempelajari dunia photography. Kita juga bisa melihat metode pembelajaran cara membuat photo dengan efek 3D dari beberapa web yang sudah ada,kami akan mengembangkan lagi web-web yang telah ada itu untuk membuat web photography.

Kami akan membuat lebih lengkap lagi dengan turtorial yang menggunakan video agar lebih mudah dipahami dan dimengerti bagi pemula dan kami juga akan menggunakan web kami ini untuk photographer dengan banyak-banyak contoh foto denggunakan efek-efek dari yang menggunakan kamera manual maupun autometik.


Download File lengkap nya di bawah ini


Download Button
Baca selengkapnya » 0 komentar

Jumat, 12 April 2013

Pendahuluan Web Berbasis Aplikasi “Photographi”


Latar belakang

                Perkembangan teknologi saat ini begitu luar biasa. Mulai dari dewasa sampai anak-anak telah menggunakan perangkat teknologi dalam kehidupannya. Penerapan teknologi dalam segala aspek kehidupan menyebabkan manusia hidup dengan lebih efektif dan efisien. Salah satu contohnya adalah Photographi saat ini sudah menjadi gaya hidup dikalangan masyrakat.Photographi bukan sekedar gaya hidup namun ada juga yang menjadikan sebagai profesinya. Seiring berjalannya waktu  peminat photographi sendiri semakin meningkat. Banyak orang yang memiliki camera DSLR(Digital Single Lens Refflect) namun tidak mengetahui cara mengoprasikannya, baik dalam menyeting cameranya maupun dalam pengambilan gambar.Melihat keadaan tersebut kelompok kami ingin membantu mereka yang ingin mempelajari photographi agar dapat memaksimalkan kemampuannya dibidang seni photo.

Batasan masalah

1.       Cara memegang kamera;
2.       Seting kamera;
3.       Komposisi;
4.       Special effect;

Tujuan

1.       Mengembangkan potensi photografer;
2.       Membangun galeri online;
  Memanfaatkan kemjuan tehnologi


File Lengkapnya download di bawah ini :

Download Button
Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © Just Be yourself 2010

Template By Nano Yulianto